Tanpa Tambah Baterai, BYD Temukan Cara Baru Bikin Mobil Listrik Lebih Irit dan Bertenaga

(Credit: CarNewsChina)

Ginza-motor.com – Di tengah persaingan ketat industri kendaraan listrik, BYD memilih jalur inovasi yang berbeda. Alih-alih menambah kapasitas baterai untuk memperpanjang jarak tempuh, pabrikan asal Tiongkok ini justru fokus mengoptimalkan efisiensi motor listrik. Strategi ini dinilai lebih relevan bagi konsumen yang menginginkan mobil listrik hemat energi, ringan, dan tetap terjangkau.

Pendekatan tersebut menjawab tantangan klasik kendaraan listrik: semakin besar baterai, semakin berat bobot kendaraan dan semakin tinggi pula biaya produksi. BYD pun mengambil langkah cerdas dengan memaksimalkan kinerja sistem penggerak, sehingga jarak tempuh bisa ditingkatkan tanpa harus menambah kapasitas baterai.

Teknologi Motor Listrik dengan Fluks Variabel

Komitmen BYD dalam pengembangan teknologi ini dibuktikan melalui empat paten baru yang telah diterbitkan oleh Administrasi Kekayaan Intelektual Nasional Tiongkok (CNIPA). Keempat paten tersebut berkaitan dengan Variable Flux Permanent Magnet Synchronous Motor (VF-PMSM), sebuah teknologi motor listrik yang memungkinkan pengaturan fluks magnetik secara adaptif sesuai kebutuhan berkendara.

Dengan VF-PMSM, rotor motor dapat menyesuaikan kekuatan medan magnetnya. Saat kendaraan melaju pada kecepatan rendah, fluks magnetik diperbesar untuk menghasilkan torsi tinggi. Sebaliknya, pada kecepatan tinggi, fluks magnetik dikurangi guna menekan kehilangan energi dan meningkatkan efisiensi.

Keunggulan VF-PMSM

Teknologi motor listrik ini menawarkan sejumlah keuntungan signifikan, antara lain:

  1. Efisiensi energi optimal di berbagai rentang kecepatan.
  2. Jarak tempuh lebih jauh tanpa perlu menambah atau mengganti baterai.
  3. Keluaran torsi lebih stabil, baik saat akselerasi maupun melaju konstan.
  4. Manajemen panas lebih baik, yang berdampak pada usia pakai motor dan komponen pendukung.

Detail Empat Paten BYD

Empat paten yang telah terdaftar mencakup:

  • CN121055622A, membahas integrasi sistem penyesuaian fluks magnetik dengan unit penggerak motor.
  • CN121055630A, menawarkan mekanisme pengaturan magnet yang dapat bergerak relatif terhadap rotor untuk efisiensi optimal di berbagai kecepatan.
  • CN121055623A, mengulas rakitan penyesuaian fluks secara aksial di sepanjang sumbu rotor.
  • CN121055631A, menyoroti konfigurasi penyetelan fluks di area radial agar kontrol fluks internal semakin presisi.

Masing-masing paten tersebut mengupas pendekatan berbeda dalam mengelola fluks magnetik, namun semuanya berujung pada tujuan yang sama: meningkatkan efisiensi dan performa motor listrik.

Dampak Besar bagi Kendaraan Listrik Masa Depan

Teknologi VF-PMSM diproyeksikan memberi dampak signifikan, tidak hanya untuk mobil listrik murni, tetapi juga untuk kendaraan energi baru lainnya. Dengan pengeluaran energi yang lebih stabil, motor mampu bekerja optimal meski digunakan dalam waktu lama atau menempuh perjalanan jarak jauh.

Efisiensi ini turut mengurangi beban sistem pendinginan, sekaligus meningkatkan efektivitas manajemen suhu. Hasilnya, konsumsi energi menjadi lebih hemat, sementara usia pakai baterai dan motor dapat diperpanjang.

Meski hingga kini BYD belum mengumumkan penerapan komersial langsung dari teknologi VF-PMSM, berbagai sumber industri menyebut langkah ini sebagai awal babak baru dalam pengembangan motor listrik berdaya guna tinggi. Ditambah dengan paten tambahan terkait desain rotor, stator, dan manajemen fluks magnetik, BYD semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam evolusi teknologi kendaraan listrik global.