Marc Marquez Kembali ke Lintasan, Mulai Panaskan Mesin Sambut Musim MotoGP 2026

(doc. Marc Marquez)

Ginza-motor.com – Untuk pertama kalinya sejak mengalami cedera, Marc Marquez akhirnya kembali merasakan sensasi menggeber motor balap di sirkuit. Momen penting ini terjadi pada Kamis dan Jumat lalu di Sirkuit Aspar Guadassuar, Valencia. Pembalap Ducati tersebut mulai menata langkah awal menuju musim MotoGP 2026, di mana ia berambisi mempertahankan gelar juara dunia yang diraihnya pada musim debut bersama tim Borgo Panigale.

Lewat unggahan singkat di media sosial, Marquez menulis, “First time in 2026! Back on the bike and getting the feeling again.” Sebuah pernyataan sederhana, namun sarat makna, sekaligus menjadi satu-satunya komentarnya usai sesi latihan tersebut.

Seperti diketahui, perjalanan pemulihan Marquez bukanlah hal mudah. Setelah kecelakaan hebat pada 2020 yang memaksanya menjalani beberapa kali operasi, ia kembali mengalami cedera di area sensitif—bahu dan lengan—akibat senggolan dengan Marco Bezzecchi di MotoGP Indonesia. Insiden itu membuat Marquez harus menepi dan absen di empat seri terakhir musim.

(doc. Ducati Corse)

Karena itulah, sesi latihan perdana ini menjadi sangat krusial. Meski hanya mengendarai Ducati Panigale V2, pembalap berusia 32 tahun tersebut perlu mengetahui sejauh mana kondisi fisiknya telah pulih. Pertanyaan besarnya, apakah Marquez mampu mencapai kondisi 100 persen saat tes pramusim resmi dimulai pada 3 Februari mendatang di Sepang.

Marquez sendiri memilih bungkam. Namun, gambaran positif justru datang dari Michele Pirro, pembalap penguji sekaligus pengembang Ducati, yang hadir dan berlatih bersama Marquez di Guadassuar. Dalam keterangannya kepada GPOne, Pirro mengungkapkan bahwa Marquez sempat menjajal dua motor yang tersedia di pit, dengan didampingi langsung oleh manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, pada Jumat (9/1/2026).

“Sejujurnya, saya melihat Marc sangat bahagia. Jelas karena dia mulai pulih dari cederanya dan kembali mengendarai motor bertenaga. Dia terlihat sangat senang dan tahu bahwa dia akan kembali,” ujar Pirro. Pembalap Italia itu juga menambahkan bahwa senyum khas Marc Marquez sudah kembali terlihat, lengkap dengan rasa percaya diri yang kuat.

(doc. Marc Marquez)

Pirro bahkan mengakui kesulitan mengimbangi kecepatan Marquez. “Saya berputar bersamanya beberapa hari ini dan, jujur saja, dia begitu cepat. Saya hanya bisa mengikutinya beberapa lap, setelah itu saya tidak sanggup mengikuti ritmenya,” tambah Pirro, yang pada usia 39 tahun akan menjalani musim terakhirnya sebagai pembalap penguji aktif Ducati.

Meski program persiapan Marquez masih dirahasiakan, ia dikabarkan akan mengombinasikan latihan fisik intensif dengan balapan off-road menjelang pramusim. Selain itu, Marquez juga berpeluang mengikuti tes privat menggunakan Panigale V4S pada 28–29 Januari di Portimao, jika kondisi fisiknya memungkinkan. Ducati sendiri telah menyewa Sirkuit Algarve agar para pembalap MotoGP dan WorldSBK bisa berlatih, seperti yang rutin dilakukan dalam beberapa tahun terakhir.

Sebelum rangkaian tes tersebut, Marc Marquez dijadwalkan mengikuti sesi foto resmi musim 2026 di Bologna bersama Francesco Bagnaia dan seluruh skuad Ducati. Tim pabrikan asal Italia itu akan diperkenalkan secara resmi pada Senin, 19 Januari, di resor ski Madonna di Campiglio—sebuah tradisi pramusim khas Ducati yang selalu dinantikan.