
Ginza-motor.com – Ada yang spesial di panggung Auditorium Aruba malam kemarin. Merayakan 12 tahun kemitraan yang makin solid, Aruba dan Ducati resmi meluncurkan “senjata” terbaru mereka untuk mengarungi musim WorldSBK 2026. Bukan sekadar motor baru, peluncuran kali ini terasa sangat emosional karena bertepatan dengan 100 tahun perjalanan Ducati.
Penasaran apa saja yang baru dari sang penguasa lintasan ini? Mari kita bedah detailnya!

Livery “Rosso Centenario”: Kembali ke Akar Sejarah
Sorotan utama malam itu jatuh pada balutan warna Rosso Centenario matte dengan aksen garis putih ganda pada Ducati Panigale V4 R terbaru. Warna merah ini bukan sembarang merah, Sob! Ini adalah warna legendaris yang digunakan pada tahun 1949 untuk Ducati 60 (motor pertama produksi Ducati) dan Gran Sport Marianna 1955.
Claudio Domenicali, CEO Ducati Motor Holding, menegaskan bahwa desain ini adalah bentuk penghormatan bagi sejarah panjang Ducati yang sudah meraih 21 gelar Manufaktur di kategori Superbike.

Teknologi MotoGP dalam Motor Produksi
Jangan terkecoh dengan tampilannya yang cantik, karena jeroan Panigale V4 R 2026 ini benar-benar “jahat”. Motor ini adalah hasil perkawinan teknologi antara MotoGP dan Superbike. Beberapa fitur sultan yang disematkan antara lain:
- Ducati Vehicle Observer & Corner Sidepods untuk aerodinamika maksimal.
- Ducati Racing Gearbox yang bikin perpindahan gigi secepat kilat.
- Strategi Elektronik Baru yang bikin motor lebih nurut saat diajak rebah di tikungan.

Duet Maut: Nicolo Bulega & Iker Lecuona
Tahun 2026 menandai babak baru bagi susunan pembalap Aruba.it Racing.
- Nicolo Bulega (#11): Setelah dua kali finis sebagai runner-up dunia, Bulega datang dengan ambisi yang sudah mencapai ubun-ubun. “Kami berjuang sampai balapan terakhir tahun lalu. Sekarang saatnya menyatukan semuanya untuk gelar juara,” tegasnya.
- Iker Lecuona (#7): Menggantikan posisi legenda sekelas Alvaro Bautista tentu bukan tugas ringan. Namun, pembalap berusia 26 tahun ini mengaku sangat siap. “Ini adalah kesempatan terbesar dalam karier saya. Motor terbaik, tim terbaik. Targetnya jelas: rebut gelar juara!” ujar mantan pembalap MotoGP tersebut.

Misi Besar “Gigi” Dall’Igna
Melalui pesan video dari Sepang, si jenius Luigi ‘Gigi’ Dall’Igna memberikan pesan singkat namun padat. Misinya cuma satu: membawa kembali gelar juara dunia pembalap ke Borgo Panigale. Dengan modal tim yang sudah juara di kategori Manufaktur tahun lalu, Ducati optimis bisa menyapu bersih gelar di musim 2026.