
Ginza-motor.com – Tirai penutup rangkaian presentasi tim untuk musim 2026 akhirnya resmi dibuka! Senin malam kemarin, Honda HRC Castrol menjadi tim terakhir yang memamerkan “seragam tempur” mereka. Meski hanya ada sedikit ubahan detail, perpaduan warna tri-color ikonik Honda dengan sentuhan mencolok dari Castrol sukses bikin motor RC213V tahun ini terlihat makin garang dan berkelas.
Peluncuran ini bukan sekadar pamer motor baru, tapi juga menjadi gong pembuka sebelum para pembalap turun ke lintasan untuk Tes Resmi Sepang mulai Selasa ini. Yuk, kita bedah apa saja yang menarik dari skuad pabrikan sayap tunggal ini!

Tahun Terakhir Kelas 1.000cc & Misi Kebangkitan
Musim 2026 punya makna emosional bagi Honda. Ini adalah tahun terakhir bagi mesin 1.000cc sebelum regulasi baru 850cc berlaku di 2027. Selain itu, Honda juga merayakan 60 tahun perjalanan mereka di kelas utama—sebuah warisan luar biasa yang dimulai dari RC181 500cc hingga RC213V yang kita lihat sekarang.
Setelah kerja keras tanpa henti sepanjang 2025, Honda mengklaim performa motor mereka adalah yang terbaik sejak era 2019. Dengan kenaikan ke peringkat Konsesi C, tim ini punya modal kuat untuk kembali ke barisan depan.

Duet Solid: Kecerdasan Marini & Ambisi Mir
Honda tetap mempertahankan duet Luca Marini dan Joan Mir. Memasuki tahun ketiga mereka bersama, keduanya sudah punya “sinkronisasi” yang mantap dalam memberikan feedback teknis ke para insinyur.
- Luca Marini: Si pembalap yang dikenal cerdas secara teknis ini mengaku sangat puas dengan kemajuan di 2025. “Tujuan kami jelas: berada di barisan depan dan memanfaatkan setiap peluang. Kami ingin menutup era 1.000cc ini dengan hasil yang manis,” ujar Marini.
- Joan Mir: Sang mantan juara dunia ini menargetkan konsistensi. Setelah berhasil meraih dua podium luar biasa tahun lalu, Mir yakin Honda sudah kembali ke jalur yang benar. “Kita harus langsung tancap gas sejak lap pertama di tes pramusim ini. Tidak ada waktu untuk menunggu!” seru Mir penuh semangat.

DNA Balap dan Semangat Juara
Manajer Tim, Alberto Puig, menegaskan bahwa DNA Honda adalah kemenangan. Ia melihat perkembangan solid dari sisi teknis di musim lalu sebagai pondasi kuat untuk 2026. Hal senada diungkapkan CEO HRC, Koji Watanabe, yang mengapresiasi ketenangan Marini dan ketahanan mental Joan Mir yang menginspirasi seluruh tim.
Tak lupa, peran Castrol sebagai mitra utama juga semakin dipertegas dalam livery tahun ini. Kolaborasi ini bukan cuma soal estetika, tapi juga soal performa pelumas yang mendukung mesin Honda bekerja maksimal di kondisi ekstrem.

Akankah Honda Kembali Berjaya?
Dengan koleksi 314 kemenangan di kelas utama dan lebih dari 2.300 podium di semua kelas, Honda adalah raksasa yang sedang bangun dari tidurnya. Tahun 2026 diprediksi akan menjadi babak baru di mana warna Merah-Putih-Biru ini akan lebih sering terlihat di barisan depan.