
Ginza-motor.com – Halo, Sobat Otomotif! Kalau dengar nama Cargloss, pasti yang langsung terlintas di pikiran adalah helm berkualitas atau cat motor yang kinclong, kan? Tapi tahukah kamu kalau perjalanan mereka dimulai dari nol banget?
Transformasi Luar Biasa Sejak 1985
Cikal bakal Cargloss sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 1975 lewat usaha rumahan thinner wash. Namun, mereka baru resmi mengibarkan bendera perusahaan pada tahun 1985.
Kini, setelah 40 tahun berlalu, Cargloss bukan lagi sekadar pembuat cat. Mereka telah berevolusi menjadi sebuah ekosistem otomotif terintegrasi. Mulai dari industri cat (paint industry), kimia otomotif, pabrik helm yang mendunia, hingga jaringan distribusi dan ritel gaya hidup. Sebuah bukti nyata kegigihan industri nasional!

Komitmen Nyata di Dunia Balap
Cargloss juga dikenal sebagai “bapak asuh” bagi para atlet balap kita. Melalui Arai Indonesia, mereka konsisten mendukung lebih dari 40 pembalap profesional di berbagai cabang, mulai dari roda dua, roda empat, hingga dukungan luar biasa bagi atlet Paralympic. Komitmen di dunia motorsport inilah yang membuat nama Cargloss begitu lekat di hati komunitas otomotif.
Babak Baru: Era Generasi Kedua
Momen paling emosional dalam perayaan ini adalah saat sang pendiri, Harry Suherman dan Sri Yuswati, secara simbolis menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada putra-putra mereka: Ryan Saputra, Eric Saputra, dan Lorenz Saputra.
Di bawah komando generasi kedua ini, Cargloss Group punya ambisi besar:
- Inovasi Produk: Terus menciptakan produk yang relevan dengan kemajuan teknologi.
- Integrasi Ekosistem: Memperkuat sinergi antar lini bisnis dari hulu ke hilir.
- Perluasan Distribusi: Memastikan produk Cargloss semakin mudah dijangkau di seluruh pelosok negeri.

Pesta Meriah di Citeureup
Kemeriahan ulang tahun ke-40 ini dihadiri lebih dari 1.000 tamu undangan, mulai dari mitra bisnis hingga komunitas otomotif. Suasana makin pecah saat Lea Simanjuntak dan band Ungu naik ke panggung untuk menghibur para tamu. Benar-benar perayaan yang sebanding dengan perjalanan panjang mereka selama empat dekade.
Masa Depan yang Cerah
Dengan fondasi yang sudah dibangun selama 40 tahun, transisi ke generasi kedua ini diharapkan membawa angin segar berupa adaptasi teknologi yang lebih cepat tanpa meninggalkan nilai-nilai kerja keras yang sudah ditanamkan sang pendiri.