Yamaha Jog E Resmi Meluncur: Skuter Listrik Ringkas dengan Sistem Swap Baterai dan Harga Terjangkau

(doc. yamaha motor global)

Ginza-motor.com – Yamaha kembali menegaskan keseriusannya di segmen kendaraan listrik dengan menghadirkan Yamaha Jog E, sebuah skuter listrik ringkas yang dirancang khusus untuk mobilitas harian di kawasan perkotaan. Mengusung desain kompak, teknologi modern, serta harga yang relatif terjangkau, Jog E menjadi opsi menarik bagi konsumen yang ingin mulai beralih ke kendaraan ramah lingkungan.

Desain Klasik yang Ringkas dan Fungsional

Secara tampilan, Yamaha Jog E mengusung desain membulat yang kental dengan nuansa klasik. Siluetnya sekilas mengingatkan pada skuter Eropa seperti Vespa, namun tetap dibalut sentuhan modern. Lampu utama yang ditempatkan di setang memperkuat kesan retro, sementara bodi ramping membuatnya lincah dan mudah dikendalikan di lalu lintas perkotaan yang padat.

Dengan bobot yang ringan, Jog E cocok digunakan oleh pengendara muda maupun pekerja urban yang membutuhkan kendaraan praktis, efisien, sekaligus bergaya.

(doc. yamaha motor global)

Motor Listrik Instan, Torsi Besar untuk Kota

Meski dimensinya kompak, performa Jog E tak bisa diremehkan. Skuter listrik ini mengandalkan motor in-wheel di roda belakang dengan daya maksimum sekitar 1,7 kW (2,3 PS). Karakter motor listrik membuat respons tarikan terasa instan, didukung torsi maksimum mencapai 90 Nm, sangat memadai untuk kebutuhan stop-and-go di dalam kota.

Yamaha mengklaim jarak tempuh hingga 53 km dalam sekali pengisian, dengan kecepatan konstan 30 km/jam—cukup ideal untuk rutinitas harian.

(doc. yamaha motor global)

Sistem Swap Baterai, Praktis Tanpa Menunggu Cas

Salah satu daya tarik utama Jog E adalah penggunaan sistem baterai lepas-pasang (swap) yang kompatibel dengan Honda Mobile Power Pack e:. Artinya, pengguna tidak perlu menunggu lama untuk mengisi daya—cukup menukar baterai di stasiun swap yang tersedia.

Menariknya, Yamaha Jog E berada dalam ekosistem yang sama dengan Honda EM1 e dan BENLY e. Untuk mendukung sistem ini, Yamaha bekerja sama dengan layanan berbagi baterai Gachaco, di mana pengguna diwajibkan berlangganan agar bisa mengakses stasiun penukaran baterai.

(doc. yamaha motor global)

Fitur Modern Penunjang Mobilitas Harian

Sebagai skuter listrik modern, Jog E juga dibekali berbagai fitur fungsional, antara lain:

  • Panel instrumen digital yang informatif
  • Sistem pengereman Combi Brake System (CBS)
  • Lampu LED hemat energi
  • Port pengisian daya USB Type-A
  • Desain ergonomis untuk kenyamanan berkendara

Rangkanya sendiri dikembangkan bersama basis Honda EM1 e dan BENLY e, sehingga menawarkan konstruksi yang kokoh untuk penggunaan harian.

(doc. yamaha motor global)

Harga Terjangkau, Tapi Ada Catatan Penting

Di Jepang, Yamaha Jog E dipasarkan dengan harga 159.500 yen atau setara Rp16–17 jutaan. Namun perlu dicatat, pada tahap awal penjualan, motor ini dijual tanpa baterai dan charger. Konsumen diwajibkan berlangganan layanan Gachaco untuk penggunaan baterai swap.

Penjualan tahap awal dilakukan secara terbatas di dealer Yamaha EV tertentu, yakni 42 lokasi di Tokyo dan 7 lokasi di Osaka. Yamaha sendiri menargetkan model standar yang sudah termasuk baterai dan pengisi daya akan tersedia pada paruh kedua 2026.

(doc. yamaha motor global)

Spesifikasi Singkat Yamaha Jog E

  • Baterai: 1 unit Honda Mobile Power Pack e:
  • Jarak Tempuh: 53 km (30 km/jam konstan)
  • Daya Maksimum: 1,7 kW (2,3 PS) / 540 rpm
  • Torsi Maksimum: 90 Nm / 25 rpm
  • Tinggi Jok: 740 mm
  • Berat: 93 kg (dengan baterai)
  • Ban: Depan 90/90-12, Belakang 100/90-10

Jog E tersedia dalam dua pilihan warna elegan, yakni Dignified Dark Gray Metallic dan Concrete Gray (Light Gray).

(doc. yamaha motor global)

Siap Jadi Solusi Mobilitas Perkotaan

Dengan desain ringkas, performa instan, sistem swap baterai, serta harga yang relatif ramah, Yamaha Jog E diposisikan sebagai skuter listrik entry-level yang relevan dengan gaya hidup urban masa kini. Kehadirannya bukan sekadar menambah lini produk Yamaha, tetapi juga menjadi langkah penting dalam mendukung transisi menuju transportasi yang lebih bersih dan berkelanjutan di perkotaan.