
Ginza-motor.com – Pabrik QJMotor Manufacture Indonesia kini tengah menjadi sorotan. Baru-baru ini, pabrik mereka kedatangan tamu spesial dari jajaran Komisi VII DPR RI. Kunjungan kerja ini bukan sekadar seremoni biasa, tapi jadi sinyal kuat kalau industri otomotif nasional, khususnya roda dua, sedang menuju level yang lebih tinggi.
Sebagai salah satu pemain baru yang agresif, mereka menunjukkan keseriusannya untuk menjadikan Indonesia bukan cuma sebagai pasar, tapi sebagai basis produksi strategis di Asia Tenggara.

Fokus pada TKDN: Mandiri itu Keren!
Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, memberikan catatan penting soal Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Menurutnya, investasi manufaktur harus punya nilai tambah buat negara.
Merespons hal itu, manajemen QJMotor menegaskan kalau peningkatan TKDN sudah masuk dalam roadmap perusahaan. Artinya, secara bertahap, motor-motor QJMotor bakal makin banyak menggunakan komponen buatan lokal seiring berkembangnya rantai pasok di Indonesia.

Teknologi Canggih & Standar SNI
Nggak cuma soal komponen, urusan kualitas juga jadi harga mati. Wakil Ketua Komisi VII, Evita Nursanty, mengingatkan pentingnya Standar Nasional Indonesia (SNI). SNI bukan cuma soal regulasi, tapi jaminan perlindungan buat kita sebagai konsumen.
QJMotor sendiri sudah pede dengan teknologi manufaktur mereka yang didukung sistem otomasi modern dan transfer technology langsung dari pusat mereka di China. Pabrik mereka didesain untuk punya presisi tinggi dan kontrol kualitas yang ketat agar setiap unit yang keluar dari lini produksi punya standar internasional.
Berdayakan Talenta Lokal
Satu hal yang menarik, Bintang selaku Factory Division Head QJMotor Indonesia, menyebutkan kalau investasi mereka juga fokus pada pengembangan SDM. Ada strategi transfer knowledge antara pusat di China dengan talenta lokal kita. Jadi, nggak cuma rakit motor, tapi ada proses “pintar bareng” buat pekerja di Indonesia.

Dukungan Penuh Pemerintah
Pihak Kemenperin melalui Dirjen ILMATE, Setia Diarta, juga memastikan bakal terus mengawal pertumbuhan industri ini. Tujuannya jelas: agar investasi yang masuk benar-benar tumbuh sesuai harapan pemerintah dan memberikan kontribusi nyata bagi ekonomi nasional.
Masa Depan Cerah Industri Motor Nasional
Kunjungan ini mempertegas posisi QJMotor sebagai salah satu pilar baru di industri motor Indonesia. Dengan sinergi antara regulasi pemerintah (TKDN & SNI) serta teknologi manufaktur yang mumpuni, kita boleh optimis kalau motor yang diproduksi di dalam negeri bakal makin berkualitas dan punya daya saing global.